Selamat tahun baru semuanya “
Hepi Nu Yer”. Wah… Di tahun baru ini semua orang serasa memiliki semangat baru, termasuk para blogger juga. Hidup ngeBLOG….!
Tapi kali ini napi akan menceritakan tentang kegiatan positif yang dilakukan oleh SMA pinggir kota yang patut kita teladani, yup….. SMAN 12 Surabaya, yang terletak di Sememi, Benowo, Surabaya bagian barat, yang melakukan kegiatan TEBUS DOSA (Apa ya…???)..SEMANGGI SMANDALAS memang bukan hanya sebutan saja yang disandang oleh SMAN 12, melainkan sebuah fakta bahwa sekolah ini memang menanamkan nilai-nilai “CINTA LINGKUNGAN” pada semua anggota sekolahnya. Ini dibuktikan dengan adanya kegiatan TEBUS DOSA.Kegiatan ini sempat membuat Napi kebingungan, apa coba..?? Apa SMA ini pernah melakukan tindak yang melanggar agama..??
(ORA MUDENG-MODE ON!!). Ternyata… eh… ternyata, ini adalah kegiatan penebusan dosa karena sekolah ini pada awalnya didirikan di atas lahan sawah hijau yang menjadi faktor tergusurnya banyak lahan hijau di kawasan Surabaya Barat.
(Oh… Pantesan banyak tikus sawah yang masuk ke rumah Napi?????).
Kegiatan ini merupakan realisasi dari pengembalian lahan hijau sebagai akibat dari kawasan pemekaran kota yang sering kali menggusur banyak lahan subur di Surabaya, khususnya lahan SEMANGGI. Tanaman yang kerap jadi makan khas Surabaya, yakni Pecel Semanggi, semanggi yang dicampur ma bumbu pecel sama krupuk puli (Yummi…).Jadi, jangan biarkan tanaman SEMANGGI PUNAH, dan menjadikan generasi ke depan tak bisa menikmatinya.
Hehehehehehe… Ngomong-ngomong, Napi sangat salut dan bangga dengan adanya kegiatan tersebut, meski Napi bukan warga dari SMAN 12 SBY itu. Maka dari itu, mari kita selamatkan bumi kita Indonesia tercinta dengan melakukan perubahan-perubahan meski dari yang paling kecil. Karena
PERUBAHAN ITU PERLU. Artikel terkait :-the-rare-four-leaf-clover